pacman, rainbows, and roller s

Budidaya Ikan Bandeng

Ini merupakan
hamparan tambak ikan
bandeng. Berusaha di bidang
budidaya ikan bandeng seperti
ini cukup menjanjikan
keuntungan. Budidaya
dilakukan secara alami dan
tidak perlu diberi pakan
olahan.
Salah satu lokasi budidaya ikan
bandeng terdapat di
Kecamatan Sawah Luhur,
Kabupaten Serang, Banten.
Sejumlah nelayan disini
menekuni usaha tambak ikan
bandeng ini, salah seorang
diantaranya Haji Syamsuri,
yang telah menekuni usaha ini
lebih dari dua puluh tahun.
Untuk mencapai lokasi tambak
bandeng ini dari Kota Serang,
Banten dapat mengambil arah
ke daerah Ciceri. Perjalan
kemudian dilanjutkan ke arah
sawah luhur, dengan melintasi
hamparan sawah dan ladang
yang luas.
Di tambak seluas tiga hektar
ini ikan bandeng dipelihara
secara alami tanpa diberi
pakan olahan. Cukup
disediakan rumpon sebagai
tempat berkumpul dan
berkembangnya plankton.
Cara ini membuat
perawatannya lebih mudah
dan biayanya lebih murah.
Namun ikan yang dihasilkan
kualitas unggulan. Ikan yang
dihasilkan lebih segar dan
ukurannya lebih besar.
Bandeng disini hidup di air
payau, dengan kadar garam
lebih dari tiga puluh persen.
Bibit ikan dipelihara disini
selama empat bulan, setelah
itu dipanen.
Dari satu hektar tambak dapat
diperoleh satu setengah ton
ikan bandeng. Harganya
berkisar 10 ribu hingga 15 ribu
rupiah per kilogram.
Keuntungan yang diperoleh
dari setiap hektar tambak
sekitar sepuluh juta rupiah.
Bandeng sawah luhur terkenal
kelezatannya. Bila diolah
menjadi makanan, rasa
dagingnya lebih gurih dan
lebih nikmat. Pengolahan
dapat dilakukan secara
sederhana, seperti dibakar.